Minggu, 18 Januari 2009

Believe in

ketika senja mulai turun dan kubawa sebongkah rindu bersama angin
pecahan hati mulai retak sementara hitam pekat kian memudar
aku tautkan hati pada cahaya yang membuat siang menjadi terang dan membuat malam tetap berbintang
tak ada yang perlu kau yakini ketika kau telah di pilih
berbaik hati lah pada dirimu sendiri sayangku

Jumat, 02 Januari 2009

Ilalang buta


Setengah kepalan tangan , di dada seorang perempuan membuncah cinta sekaligus kesumat
Sebelum matahari datang, bayangan rembulan memasung menjadi ilusi, pada hati yang bodoh
Hati yang naïf layaknya ilalang
bola kaca di bawa perempuan hijau dan naga, bukan aku
tepat di dada sebuah tembakan memasung tangis
langit luruh, bintang berpencar, tidak pernah ada perempuan
tuan prabu,tuli buta.

Rabu, 18 Juni 2008

Bakal Birahi


Bulan terang di atas ranjang bumi
Malam ini seperti setitik di antara geliat vagina
Sinaran menggoda di antara lapisan dinding vagina yang menggelitik
Pada aura malam yang hangat di antara hembusan angin dingin yang menusuk
Angan-angan membuncah ke waktu silam di mana segumpal daging membentuk calon jabang bayi laki-laki, ku beri nama cisco saat itu
Seperti langit malam ini, di mana titik bulan bergairah menerawang para utusan yang membabi buta mencari jalan menuju pintu rahim
Ya, terangmu malam ini seperti pintu rahim yang terbuka
Sekali bala tentara mengetuk pintumu maka satu yang terpilih menuai benih di dalamnya, yang terpilih di antara para utusan yang di percaya
Bulan bergetar membawa gairah, manusia menggeliat di bawa birahi

Rabu, 04 Juni 2008

Ada rempah roti tercecer di kota Dhaha

mungkin senyum itu milik Ken Arok. ada cahaya di antara senyap kota kecil yang dulu bernama Dhaha. ketika sejarah mulai dilupakan bersama hilangnya stupa-stupa majapahit. Ken Arok telah menjelma seorang pemuda, darahnya hijau seperti tanah jawa dan matanya kokoh bagai laut selatan. tebu dan jagung mengganti hiruk pikuk saudara yang mengirim salam dari jauh. ada kerikil di sela mata kakimu, meninggalkan parut berwarna pink. kupu-kupu singgah sebentar di desamu, ada warna-warni memikat menyilaukan mata. apakah kebunmu sudah hijau? apa cukup gembur untuk di tanami kebaikan? jangan menoleh, jaga perutmu baik-baik sebelum para pengkhianat singosari mencuri tanahmu. ada rempah roti tercecer di kota dhaha. mungkin cikal bakal prajurit mataram.

Sabtu, 29 Maret 2008

Biji Mata Segitiga

Kita mencipta luka


Satu lingkaran berpadu waktu adalah titik ketiadaan

Hidup adalah tiada


Kita mencipta

Apapun di cipta dari tangan manusia, hitam putih berwarna kadang berkelok dan terjatuh
Ada tanjakan di depan, hati-hati tersandung batu.
Jangan takut, katamu. Bising suara di kepalaku.
Ada biji mata segitiga tersembunyi di atas dahi, tertutup rabun hati.

Selasa, 25 Maret 2008

Putih candu

denting sunyi tiga detik di ujung jalan
perlahan merambat sejejer putih, pada kulit perempuan, pada kaki tangan yang gemulai
bedak adalah racun,kataku. dan putih menjadi candu
tiga kali kepalan tangan tiga kali maskara hitam mulai luntur, tidak cantik di ujung pemantik api si gadis belia
putih mulai candu, tak jadi darah bila bukan putih, bukan jawa.
putih kain kafan mungkin milik orang sunda, hitam arang bukan sunda.
ucap saja mantra denting sunyi 3 kali, putih maka jadilah tak putih

putih mulai candu

Sabtu, 15 Maret 2008

Secangkir teh untuk berdua

Tidak ada teh yang normal, ini teh cina

Sedikit aneh di mulutmu, itu biasa

Kemarin lusa teh cap poci lebih enak

Bunga berwarna pink memikat lidah lebih manis

Tapi kadang teh bisa beracun, membuat luka di rongga bibir

Hati-hati dengan minumanmu

Ada sisa kecupan di gelas kaca

Bau teh meyeruak di antara wangi ciuman

Hati-hati dengan minumanmu

Sesekali teh bisa memabukanmu

Di pagi hari di atas meja bundar berputar

Segelas teh untuk berdua

Templates by Blog Forum